Resolusi.. Resolusi.. what i’ve been done??

2012 sudah berakhir??
waktu berlalu begitu cepat melesat bagai anak panah ketika kita membuang waktu dengan percuma.
dan sekarang saya hanya bisa merenung. di tahun ini apa goals yang telah saya lakukan?? apakah itu baik bagi saya, keluarga , masyarakat dan negeri ini?
saya hanya terpaku . tak bisa menjawab. bukan tidak. tapi belum bisa. saya tahu di umur sekarang, di tahin sekarang saya belum bisa memberikan yang terbaik dan memuaskan. tapi saya sadar saya harus memulai dari sekarang untuk membuktikan dan berkata SAYA BISA!!

insya Allah, coming soon
1. 10 hal spesial di tahun 2012
2. mimpi saya di tahun 2013
3. cara untuk mencapainya
4. 10 orang yang spesial di tahun 2012
5. 19 tahun udah ngapain aja??
6. proposal hidup seorang Ikrim Maizana

Bismillah.. semoga segera bisa di publish.. sekarang saya masih biasa. tapi saya yakin 2013 bakal jadi tahun yang berarti bagi saya. seperti tahun-tahun sebelumnya 🙂

salam

@ikrimmah

Advertisements

Kelompok Remaja Reproduksi (KRR) sebagai pengajaran sex education di sekolah



Ketika masa SMP dulu, adik sepupu saya pernah berkata kepada saya bahwa dia bingung ketika masa pubertasnya sudah datang. Bingung bagaimana menghadapinya. Untuk ngobrol dengan ibunya saja dia sangat malu. Padahal selama ini mereka begitu dekat. Lalu dia berbicara dengan teman sekolahnya dan temannya bisa membantunya.
Memang, kita bisa lebih leluasa berbicara dengan teman sebaya karena sama-sama belajar untuk menghadapai perihal yang pasti akan dialami dimasa pubertas tersebut. Adanya perasaan sama dan senasib tersebut menjadikan kita lebih terbuka. Tapi apakah hanya dengan belajar ke teman? Belum tentu mereka tahu pasti. Disinilah perlunya peran dari orang tua, masyarakat untuk memberi arahan,penjelasan dan pengetahuan kepada anak-anak mereka mengenai sex education. Keluarga adalah tempat pendidikan pertama bagi anak-anak. Sayangnya tidak semua orangtua/keluarga yang mengerti mengenai sex education bahkan bagi sebagian orang tua / keluarga masih menganggap tabu hal ini. Padahal seiring berkembangnya zaman, berkembang pesat pula teknologi. Akses internet dan informasi begitu mudah dan cepat  di dapatkan. Pengaruh globalisasi ini sangat mempengaruhi para remaja untuk berkembang dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Jikalau para remaja ini tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari lingkungannya, maka mereka akan mencari tahu langsung melalui akses internet. Terkadang melalui internetlah terjadi penyimpangan remaja ini. Makanya diperlukan pengajaran sex education di sekolah-sekolah semenjak berkembangnya fisik para remaja. Yaitu dimulai sejak bangku SMP.
Pengajaran disini bukan pengajaran tatap muka di kelas. Bukan interkasi guru siswa dengan perbandingan  Guru 1:32 siswa atau bahkan lebih. Disini juga bukan pendidikan atau pengajaran guru 1:1 siswa. Tapi antar siswa. Pendekatan siswa dengan siswa ini adalah pendekatan yang efisien. Karena para remaja ini pastinya malu untuk terbuka dengan gurunya. Berbeda jika berbicara dengan teman sebaya mengenai hal yang menurutnya rahasia. 
Disinilah dibentuk suatu kelompok studi yang dinamakan Kelompok Reproduksi Remaja. Disini para siswa dapat berbagi masalah yang dihadapinya mengenai perkembangan reproduksi dan hal lain yang berhubungan dengan system reproduksi. Dalam kelompok studi ini terdapat konsultan. Konsultan yang ditunjuk ini pun adalah siswa yang mengerti dan paham mengenai perkembangan reproduksi. Seperti konsultasi dokter dengan pasien, pasien memberi tahu perihal yang ingin dia konsultasikan sedangkan dokter memberikan jalan keluar dan pengetahuan mengenai masalahnya tersebut. Sehingga para remaja ini memiliki alternative untuk dapat memiliki pengetahuan tanpa harus ada rasa tidak enak ataupun malu untuk bertanya dengan orang tua.

Essay ini sebagai pra syarat mendapatkan beasiswa DataPrint. Bagi pelajar dan mahasiswa, daftarkan diri kamu segera di program beasiswa DataPrint. Sebanyak 700 orang yang terpilih akan mendapatkan beasiswa dengan hadiah total ratusan jutaan rupiah! mau dapetin beasiswanya?? yuk cek di
website data print

🙂

salam

@ikrimmah