menulis itu paksaan (?)

first on my experience.
menulis diary karena tugas bahasa indonesia kelas X SMA yang di tugaskan oleh bu yunita, guru bahasa indonesia sekaligus wali kelas.
dulunya obsesi bikin karena pengin dapet nilai perfect. Alhamdulillah i got it
trus??
trus sekarang jadi kelanjutan deh.
ada di diary, walaupun jarang nulis. saya sudah punya 4 koleksi buku diary
trus 3 buah blog. multiply 1, blogspot 2.
tapi akhirnya saya kerdilkan dan di hapus karena multiply sudah menghapus proggram blognya.
padahal saya lebih suka nulis di multiply 😦
trus blogspot satu lagi saya hapus karena males ngurus dua rumah
ribet + useless

well, awalnya emang paksaan demi ngejar nilai. Tapi saya mempelajari banyak hal dari tugas guru bahasa indonesia saya ini. seringnya menulis diary, saya punya buku sejarah kehidupan saya (baca : Autobiografi)
sering menulis diary , ternyata tidak membuat tulisan saya makin bagus ==”
sering menulis diary, ternyata kangenin kala gak menulis
sering menulis diary, saya jadi punya banyak ide untuk menulis hal lain. ide itu memang terus bermunculan.

saya jadi ingat sebuah quote

ingin menulis ya menulislah, tunggu apalagi. menulislah dari detik ini juga. jangan ngomong ga bisa. menulislah. menulis, ya menulis!!

🙂
Salam hangat dari negeri Rantau

Advertisements

2 thoughts on “menulis itu paksaan (?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s