Wahai muslimah, engkau tercermin dari pakaianmu.

 

Pagi ini saya kuliah seminar pendidikan agama islam. Hal yang enarik dipresentasikan oleh teman-teman saya yaitu mengenai bagaiman berbusamna seorang muslimah. Mungkin hampir semua perempuan muslim sudah tahu hakekatnya bagaimana seorang muslimah berbusana, yaitu menutup aurat. Tapi hal ini, yang sering dibicarakan dalam berbagai agenda, selalu ada pertanyaan yang sama. Kenapa mereka belum menutup aurat? Jawabannya itu lagi itu lagi.

“saya belum siap”

“saya mau menghijabkan hati dan pikiran saya dulu”

“saya ingin pekerjaan A yang menuntut untuk tidak boleh pakai jilbab”

“ibu saya tidak menyuruh saya untuk berjilbab”

“ibu saya saja tidak berjilbab, kenapa saya  harus berjilbab?”

“yang berjilbab aja tingkah lakunya ga bener ih..”

Dan masih banyak alasan-alasan klise lainnya. Ketahuilah pintu masuk untuk dapat digoda setan itu ada banyak. Salah satunya adalah pintu aurat. Yaitu setan menggoda manusia untuk tidak menutup aurat. Tidak seharusnya kita menuduh satu orang melakukan suatu keburukan padahal ia berjilbab, maka semua orang berjilbab seperti itu. Coba lihat diri sendiri. Tidakkah kita yang tidak berjilbab bisa jadi melakukan hal buruk yang lebih dari itu. Ini yang sering kita lupakan. Melihat kepada hal yang terdekat, yaitu diri sendiri.

Untuk yang belum tergerak hatitnya untuk berjilbab, semoga segera diberi Allah hidayah. Karena pakaian kita pun mencerminkan diri kita sendiri.

 

Masjid  Daarut Tauhid

3 Nov 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s