Kapan Wisuda?

Ini pertanyaan yang paling ngeselin sepanjang tahun ini. Iya kalo yang nanya temen atau cuman kenalan yang pengen tau doang, saya bisa jawab,

“kapan-kapan”

“Pengen tau banget ya ?”

“Emang mau ngasih kado di wisudaan gue?”

“Nah, lo nya kapan?”

atau dengan jawaban, “I.allah segera. Mohon doanya ya”

Tapi kalo yang nanya itu papa, kakak, ayang, mbak, taci, abang, ibuk, nah saya baru mulai cerita bimbingan saya gimana, pembimbing 1 yang sibuk, pembimbing 2 yang suka keluar kota dan ke Jerman (Bapak kenapa ga ngajak sayah T.T), gonta ganti judul (huks), saya yang suka males sendiri (nah, salah elo kali im!!) dan tempat penelitian yang… #ahsudahlah

Terkadang saya bisa jadi pribadi yang penyendiri. Kalo kata spongebob, kotak tertawa saya udah rusak. Jadi ga bisa ketawa lagi. huks. Trauma kalo ketemu orang bakal di tanya mantra ajaib yang bikin badan panas dingin gitu. Nongkrong di Perpustakaan bagian referensi karena cuman disitu yang colokannya nyala, atau di jurusan, atau kalo lagi mood ke perpustakaan Bank Indonesia yang adem banget, berasa tempat kerja sendiri. FYI, sedikit mahasiswa yang tau di BI ada perpustakaan yang bisa di pakai buat umum! Haha. Jadi saya memonopoli. Buku-bukunya kebanyakan tentang ekonomi, finance, manajemen, dan ada buku sastra. Tapi cuman novel. Keuntungannya, wifi di sana kenceng dan ga pake password. Huray!

Lah, kenapa saya jadi ngomongin perpus? #emanglagistres

Okay, jadi kapan wisuda im? Nah, catet yah baik-baik. Walau kalian ga bakal baca blog sayah. Bismillah, Insya Allah Bulan APRIL 2016. Wisuda gelombang 1 kalo di kalender akademik tanggal 15-16 April 2016 ceunah kalo ga ada perubahan. Aamiin. Mohon doanya yah. Saya mau ngebut sekarang, semoga Allah memudahkan jalan ini. Semoga penelitian di bulan desember ini lancar jaya. Aamiin. Dimudahkan urusan dengan pembimbing 1 dan pembimbing 2 yang baik baik banget 🙂 Dimudahkan sidang yang cas cis cus nya pake Deutsch. #PrayforIIM ^^

Ini Kutipan keren yang saya dapet dari blognya mba hening, semoga menjadi penyemangat kalian juga, nasihat dari Ibnul Qayyim:

Tidak akan ada kesenangan  bagi yang tidak punya kehendak kuat. Tidak ada kesenangan bagi yang tidak punya sabar. Tidak ada karunia kenikmatan bagi yang tidak bersusah-susah. Tidak ada kebahagiaan bagi yang tidak berlelah-lelah. Bahkan bila seorang muslim mau berlelah sedikit, sesungguhnya itu berbuah kelapangan yang panjang. Jika ia mau menahan beratnya sabar barang sesaat, ia akan dihantarkan ke hidup yang lebih abadi. Semua jalan menuju kenikmatan memerlukan saat-saat kesabaran. Dan hanya Allah tempat meminta pertolongan

(Ibnul Qayyim)

Bandung 01.10.2015

ikrim. #EdisiCurhats

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s