Bertanyalah, nanti Allah akan jawab dengan cara-Nya

Jadi saya tadi malam mau murojaah dan nambah hafalan. Tapi heran kok ga ada satupun yang kecantol ke otak saya. Udah berkali-kali ngafal, tapi hafalan ga perfect mulu. ada aja yang salah, seperti salah ucap, pengulangan ayat sebelumnya, kebalik kata-katanya, dan banyak faktor x nya deh. Sampe saya udah guling-guling di kasur dan di lantai karena ga apal-apal ayat yang pengen saya hafal. hiks.

Alhasil saya ngadu ke grup WA tahfidz asuhan bunda Hani.

Saya (S) : Bunda, kok aku susah ngafalin yah. Bertahannya hafalan tuh bentar banget. Cepet lupanya. Katanya kalo lupa hafalan itu dosa yah?

Bunda (B) : Memang kalo sendiri susah ngehafalinnya. Ayo ngehafalin bersamaaa. Yang dosa itu kalau meninggalkan hafalan. Kalau lupa itu wajar-wajar aja. Lupa itu diciptakan Allah supaya kita murajaah lagi 🙂 Supaya kita dapat pahala lagi.

S : Meninggalkan hafalan maksudnya ga mau nambah hafalan ya bun?

B : Meninggalkan hafalan maksudnya tidak mau murajaah lagi dan tidak mau melakukan kegiatan menghafal lagi.

S: Syukron Jazakillah bun 🙂

Jawaban bunda lumayan bikin saya semangat lagi menghafal quran. Emang perjuangan menghafal quran tuh berdarah-darah. Perjuangan saya masih ecek-ecek. Tekadnya masih naik turun. Kudu ada orang yang ngingetin, makanya saya kalo lagi futur curhatnya ke bunda Hani. Saya masih punya waktu luang yang banyak dan bisa digunakan untuk melakukan kegiatan hafalan dan kebaikan lainnya. Beda cerita sama bunda yang insinyur helikopter (eh, bener ga ya namanya? hehe) sibuk nya minta ampun tapi sempet-sempetnya ngajarin kita-kita tahfidz.

Lanjutan dari judul diatas, jadi saya kan nanya-nanya ke bunda malamnya. Trus paginya di grup yang lain ada broadcast terkait pertanyaan saya sebelumnya. ini BC nya:

10 ALASAN MENGHAFAL TAK HAFAL-HAFAL TETAP MENYENANGKAN

October 13, 2015 admin Inspirasi
Oleh K.H. Deden M. Makhyaruddin, M.A. (Dewan Penasihat Indonesia Quran Foundation)

1. Satu huruf Al-Qur’an satu kebaikan, dan satu kebaikan 10 pahala. Bagi yang kesulitan melafalkan, satu hurufnya dua kebaikan. Berarti setiap hurufnya 20 pahala. Semakin sulit semakin banyak. Kalikan dengan jumlah pengulangan Anda.

2. Al-Qur’an, seluruhnya, adalah kebaikan. Menghafal tak hafal-hafal berarti Anda berlama-lama dalam kebaikan. Semakin lama semakin baik. Bukankah Anda menghafal untuk mencari kebaikan.

3. Ketika Anda menghafal Al-Qur’an, berarti Anda sudah punya niat yang kuat. Rasulullah saw menyebut 70 syuhada dalam tragedi sumur Ma’unah sebagai qari (hafizh), padahal hafalan mereka belum semua. Ini karena seandainya mereka masih hidup, mereka akan terus menghafal. Jadi, meski Anda menghafal tak hafal-hafal, Anda adalah hafizh selama tak berhenti menghafal. Bukankah hafizh yang sebenarnya di akhirat?

4. Menghafal Al-Qur’an ibarat masuk ke sebuah taman yang indah. Mestinya Anda betah, bukan ingin buru-buru keluar. Menghafal tak hafal-hafal adalah cara Allah memuaskan Anda menikmati taman itu. Tersenyumlah.

5. Ketika Anda menghafal Al-Quran, meski tak hafal-hafal, maka dapat dipastikan, paling tidak, selama menghafal, mata Anda, telinga Anda, dan lisan Anda tidak sedang melakukan maksiat. Semakin lama durasinya, semakin bersih.

6. Memegang mushaf adalah kemuliaan, dan melihatnya adalah kesejukan. Anda sudah mendapatkan hal itu saat menghafal kendati tak hafal-hafal.

7. Adakalanya kita banyak dosa. Baik yang terasa maupun tak terasa. Dan menghafal tak hafal-hafal adalah kifaratnya, di mana, barangkali, tidak ada kifarat lain kecuali itu.

8. Tak hafal-hafal adakalanya karena Allah sangat cinta kepada kita. Allah tak memberikan ayat-ayat-Nya sampai kita benar-benar layak dicintai-Nya. Jika kita tidak senang dengan keadaan seperti ini, maka kepada siapa sebenarnya selama ini kita mencintai. Ini yang disebut: Dikengenin ayat.

9. Menghafal tak hafal-hafal tentu melelahkan. Inilah lelah yang memuaskan, karena setiap lelahnya dicatat sebagai amal sholeh. Semakin lelah semakin sholeh.

10. Menghafal tak hafal-hafal, tandanya Anda di pintu hidayah. Berat tandanya jauh dari nafsu. Jauh dari nafsu tandanya dekat dengan ikhlas. Dan ikhlas lahirkan mujahadah yang hebat.

‪#TahfizhSmart‬ ‪#QuranTime‬ ‪#IQF

Masya Allah. Saya terharu banget lah. Allah memang selalu ngasih timing terbaik untuk jawaban dari pertanyaan-pertanyaan kita. Ini berlaku juga untuk doa-doa yang kita pengen banget dijawab sama Allah. Dan tawakkal memang bukanlah hal yang mudah, sebagaimana ikhtiar pun butuh kesabaran. (Kok saya jadi ngelantur.hehe) Jazakumullah ust. Deden dan teman saya yang nge-BC ke grup. Thanks a lot dear.

Lalu saya share ke grup tahfidz saya dan bunda pun bales:

Bunda : “Laaah ini diaa…😍😍
Udah terjawab kan Ikrim? 😃😃
Makasih postingnya yaa..”

Saya : Hehe. Iya bun. Malemnya nanya2, eh pagi2 dikasih jawaban   😹

Bunda : Mmg begitu Ikrim.. bertanyalah.. nanti Allah akan jawab..dengan caraNya..

Alhamdulillah.

1.2.2016

Ikrim Maizana – Bandung

 

Advertisements

One thought on “Bertanyalah, nanti Allah akan jawab dengan cara-Nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s