Finally Graduation

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Akhirnya bisa bernafas lega setelah melalui tahap sekian dalam fase kehidupan. *uhuk. Yaa akhirnya saya diwisuda juga. Rasanya udah lama banget ya saya ngga nulis disini. Pasca sidang saya jarang buka sosmed lagi. Ternyata tanpa mereka hidup saya lebih tenang (baca: sosmed). Etapi beda rasanya kalo nulis di blog. Seperti suatu kebutuhan, karena saya yang seorang introvert ini merasa begitu nyaman dengan mengeluarkan uneg2 melalui tulisan. Plong.

Tepat tanggal 25 agustus kemarin, 24 hari setelah hari ulang tahun saya yang ke 23 tahun, saya resmi menyandang gelar S.Pd. Sarjana pendidikan bahasa Jerman. Gott sei dank!!

Terimakasih para dosen, teman2 yang udah bantuin saya nyelesain skripsi yang penuh air mata. Masih ingey banget saya nangis2 sesegukan di depan anita betapa sedihnya ditolak dosen buat sidang bulan februari, ngalamin fase males banget ngerjain skripsi, fase bolak balik bimbingan, perpus dan ke sekolah. Trus masa2 ngerjain statistik penelitian yang ngerjainnya bikin saya ga tidur2, dimana paginya saya langsung bimbingan. Sembari nunggu jadwal bimbingan saya ketiduran dengan anggunnya di selasar ruang dosen. Haha. Sampe saat menjelang sidang dan ngadapin ujian sidang, saat tau nama2 penguji saya adalah mereka yang terkenal galak di kelas,  dan bolak balik ngurusin persiapan sidang bikin saya jatuh sakit. Saya sakit menjelang sidang, saat sidang dan setelah sidang. Saya sudah tidak enak badan sepulang dari kondangan temen di cirebon. Pulangnya saya langsung ambruk. 2 hari saya tidak keluar kamar kecuali untuk wudhi dan buang air. Kepala pusing dan demam tinggi. Teman kosan saya baru sadar 2 hari kemudian ketika saya buka pintu kamar karena gerah dengan udara di kamar. Melihat saya yang terkapar, mereka membantu saya untuk mengobati sakit tsb. Alhamdulillah Allah memberi saya teman2 yang sangag baik hati. Mengantar saya berobat, memasakkan bubur hangat untuk saya, membelikan ini itu untuk saya hingga mengingatkan saya untuk minum obat. Sampai saya sidang pun saya masih sakit parah. Ada niat di hati untuk membatalkan sidang ini. Tapi saya bertekad untuk dapat menyelesaikan s1 secepatnua. Bismillah ada Allah yang Maha Menguatkan. Di antar oleh nuri dengan tergopoh2 saya pagi itu datang ke kampus. Alhamdulillah Allah Maha Baik. Dosen yang saya takutkan dalam ujian sidang ternyata hanya menguji saya selama 15 menit. Saya pun melongo karena apa hal yang saya takutlan tidak terjadi. Dosen penguji lainnya malahan mengetahui perihal sakit saya karena terlihat dari muka saya yang sangat pucat dan suara yang dipaksa dikeraskan. Malahan si bu dosen setelah menguji memberi saran ke saya untuk istirahat dan resep obat  tradisional agar saya fit kembali. 

“Nikmat Tuhanmu manakah yang engkau dustai?” -Ar Rahman.

Alhamdulillah saya pun S.Pd setelah 2 jam kemudian para sidangers di yudisium. Saya yang pesakitan pun duduk di kursi saking lemesnya. Dimana teman2 yang lain berdiri ketila di yudisium. Ah, terimakasih banyak bapak ibu, teman2, keluarga, papa dan Allah :”

Cerita kelanjutannya berlanjut di post yang lain yah 😊😊

Pekanbaru, sept 2016

Advertisements

5 thoughts on “Finally Graduation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s