Kamu Tidak Jatuh Cinta, Kamu Hanya Dipengaruhi Hormon

Dari grup NAK Indonesia. Tulisan mas shafiq. See further in nakindonesia.wordpress.com and shaf1q.wordpress.com

Ayolah… Hubungan ini, yang kamu pikir sangat luar biasa… Saya akan memberitahumu sedikit. Saya akan memberitahumu. Terutama untuk remaja yang hadir di sini. Dan anak-anak muda yang hadir di sini. Yang akhir-akhir ini baru saja mengirimkan email, dan seseorang membalasnya, dan hal kecil khas facebook terjadi. Dan kamu tahu, kedipan kecil dan sedikit “hihi” di sana di tempat bermain. Meskipun berasal dari sekolah yang berbeda, tapi di jam istirahat kamu bertemu satu sama lain dan “hihi”, ini dan itu terjadi.
Izinkan saya memberitahumu sedikit. Kamu tahu bahwa ini semua adalah akibat dari rendahnya harga diri. Kalian (perempuan) berpikir bahwa kalian jelek. Jadi jika ada laki-laki yang berpikir kamu cantik, kamu langsung, “wow, benarkah, saya cantik?” Kamu tahu, kamu rendah diri… Kamu berpikir tidak akan ada orang yang menyukaimu, tidak ada yang akan menikahimu, dan hal-hal semacam itu.
Di sisi lain, laki-laki, kalian tahu… Kita tidak punya persahabatan baik dan hubungan baik sehingga kita mencari sesuatu. Dan kebanyakan dari kalian, guys, aku tidak perlu memberitahu kalian tentang apa yang terjadi di dalam kepala kalian. Kalian dan aku punya ijma (kesepakatan) terhadap masalah ini. Hal-hal yang berseliweran dalam kepala kita, Tidak perlu lah bagiku untuk menjelaskannya pada kalian semua.
Tapi kamu tahu, hanya karena kamu punya hormon yang bergejolak… Dan kamu berkhayal tentang perempuan, dan hal-hal semacam itu… Itu tidak berarti kamu jatuh cinta. Itu hanya berarti kamu belum bisa mengendalikan godaan dalam dirimu. Dan kamu menghancurkan hidup seseorang. Kamu menghancurkan satu keluarga. Kamu sadar apa yang kamu lakukan? Dan kamu menyebutnya cinta?
Katakan padaku, jika dia 50 pon lebih gemuk, apakah kamu masih jatuh cinta? Karena dia masih orang yang sama, Ruh (jiwa) yang sama di dalam jasadnya (tubuhnya). Benar? Jika dia korban kebakaran atau semacamnya, jika tangannya terbakar. Jika telinganya hilang, kamu masih jatuh cinta? Atau kamu menemukan orang lain untuk dicintai, secara tiba-tiba?
Dan jika kamu tidak bisa menjawab pertanyaan itu, jujur saja, ayolah… Kamu tidak jatuh cinta, kamu hanya dipengaruhi hormon. Itulah yang terjadi padamu. Kamu tahu… Inilah yang telah kita lakukan pada hubungan yang seharusnya menjadi indah. Pernikahan seharusnya menjadi hubungan yang indah. Pernikahan seharusnya menjadi hubungan yang abadi. Tapi karena kamu menonton semua model-model itu di tv, Dan kebodohan seperti.. kamu tahu, perempuan yang melemparkan dirinya begitu saja ke hadapan laki-laki. Dan hal-hal semacam ini. Kamu telah membangun konsep yang delusional tentang apa artinya memiliki cinta dalam hidupmu.
Konsep yang delusional…
Agama kita datang untuk membebaskan dunia dari omong kosong ini. Untuk membebaskannya… Karena kita memiliki pemahaman yang lebih matang tentang apa artinya memiliki cinta dalam hidup. Aku tidak bilang bahwa kamu tidak boleh menikahi seseorang yang kamu sukai… Kamu harus. Kamu seharusnya tertarik pada orang yang akan kau nikahi. Semua itu baik-baik saja. Tapi ada suatu kepantasan yang harus kamu tunjukkan sebelum itu. Kamu tahu…
Dan jika kamu merasa baik-baik saja berbicara pada seorang gadis seperti itu. Berarti kamu harusnya merasa baik-baik saja jika ada orang yang bicara seperti itu pada adik perempuanmu. Kamu juga menerima itu dengan baik-baik saja? Tidak jika kamu punya sedikit saja rasa kepantasan yang tersisa dalam dirimu. Namun jika iya, kamu tahu… inilah bagaimana kita harus.. Kita harus mengakhiri hal ini.
Dan jika kamu sudah berada dalam hubungan semacam itu, atau kamu berada dalam hubungan seperti itu saat ini… Tidak ada orang yang tahu, hanya Allah SWT yang tahu dan kamu tahu. Tidak perlu mengangkat tanganmu! Tapi saya berkata, jika kamu bilang padanya, “setelah ceramah hari ini aku sudah memutuskan untuk tidak lagi menjadi temanmu”. Jangan sampai menulis itu. Karena jika kamu melakukannya, berarti kamu mengharapkan respon. Kamu mempermainkan dirimu sendiri. Kemudian kamu akan mengecek, apakah dia menulis balasan?
“Ya kita seharusnya tidak berteman lagi.”
Dan kamu membalas lagi… “Kamu benar, kita seharusnya tidak berteman lagi.”
Dan kemudian dia menulis: “Ya, tidak akan pernah lagi.”
Dan kamu kemudian akan menulis…
Kamu masih melakukannya!
Hentikan saja, putuskan saja. Putuskan saja. Ini tidak baik untukmu.
Dan guys, saya sudah menyampaikan serial ceramah tentang rasa malu (shame). Saya tidak akan mengulangnya kembali karena akan memakan waktu berjam-jam… Tapi saya akan memberitahumu ini. Adalah wajar untuk tertarik dengan seorang gadis. Allah yang menaruhnya dalam dirimu. Kamu tidak jahat jika kamu menganggap seorang gadis itu cantik. Tidak haram bagimu untuk merasa seperti itu. Tapi kamu harus mengendalikannya. Kamu harus mengendalikan dirimu sendiri. 
Agama kita mengajarkan tentang pengendalian diri. Dan jika kamu tidak bisa melakukan pengendalian diri pada satu aspek dalam hidupmu, kamu akan kehilangan pengendalian diri pada aspek lainnya dalam hidup.
Hal yang sama untukmu… (perempuan). Kendalikan dirimu, kendalikan tawamu, kendalikan sikapmu yang terlalu ramah pada situasi tertentu. Jangan lalai, jangan berkata kami cuma teman, atau dia seperti kakak lelaki bagiku. Jika dia bukan kakakmu, maka dia bukan kakakmu. Itu saja. Apakah dia kakakmu (kalian punya ibu yang sama), atau dia bukan kakakmu sama sekali. Habis perkara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s