3 Jenis Musibah

1. Ujian

Musibah yg diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman untuk menguji seberapa besar keimanan dan ketaqwaan mereka. Hasil akhir dari ujian adalah untuk meningkatkan derajat keimanan dan ketaqwaan di mata Allah SWT.

Contoh : ujian yang di berikan kepada Nabi Ayyub a.s.

(Q.S. Al Anbiya ayat 35, Al Baqarah ayat 155, dll.)
2. Teguran / Peringatan

Musibah yang diperuntukkan bagi orang-orang beriman namun lalai dan lupa pada perintah Allah SWT sehingga Allah memberikan mereka musibah agar menjadi peringatan utk kembali ke jalan Allah SWT.

Hasil akhir dari teguran adalah untuk mengembalikan hamba yg berdosa ke jalan yang benar/lurus dan sekaligus sebagai penghapus dosa.

Contoh : 

Musibah paceklik (musim kering) yang menimpa masyarakat Mesir di zaman Nabi Yusuf a.s.

(Q.S. Asy Syura ayat 30)
3. Azab

Musibah yang diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, terjadi baik di dunia maupun di akhirat.

Hasil akhir dari azab adalah untuk menghukum orang-orang yang tidak mau beriman kepada Allah SWT atau yang bermaksiat kepada Allah SWT.

Contoh : Azab untuk kaum Nabi Luth yang kafir, azab untuk kaum nabi Nuh yang kafir.

(Q.S. Hud ayat 16, As Sajadah ayat 21, dll).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s