Priority, Time and Deadliner – How Bad

Pernah satu waktu, deadline tugas kuliah belum kelar,ada rapat online yang harus di pimpin, adik tingkat pengen curhat soal secret admirer nya, ponakan yang lucu nelpon amah nya ini, harus menerjemahkan suatu mata kuliah, menerjemahkan paper yang harus di submit malam itu juga sebelum pukul 00 a.m.

saat itu saya pengen teriak!

it makes me crazy and crazier.

pengen banget tubuh ini dibagi empat dan kita bagi-bagi tugas biar beres sesuai target yang dijadwalkan.

Nah, sekali lagi saya mengeluh dan mengandai-andai. seandainya sudah saya selesaikan dari kemarin. Seandainya sudah saya cicil satu per satu dari minggu kemarin. Pasti saya tidak akan berada in this mad situation. Lagi-lagi masalah manajemen waktu, betapa buruknya saya dalam membuat skala prioritas, betapa semuanya tidak berjalan dengan semestinya dan betapa saya seringkali menjadi deadliner yang buruk (sometimes deadliner is the best) 

Padahal waktu yang diberikan pada kita sama saja. 24 hours. no more, no less. So, what’s wrong im?

okey, sekarang saya harus bikin iqob ke diri sendiri biar ga ngelanggar batas yang telah saya buat. Cheers

 

Ikrimmah

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s